Cara Mendaftarkan Sebuah Website / Blog Mengikuti Program Adsense Agar Bisa Langsung Diterima

Sejak 2012 lalu AdSense Website / Blog sudah tersedia dalam bahasa Indonesia, artinya blog-blog dalam bahasa Indonesia sudah bisa diikutkan ke dalam program PCC milik Google ini. Bagi yang belum tahu tentang Adsense, silahkan baca dulu artikel yang berjudul “Apa Itu AdSense Blog dan Bagaimana AdSense Itu Berkerja Dalam Menghasilkan Uang Bagi Pemilik Website / Blog ?”.

Cara mendaftarkan Adsense blog itu sangatlah mudah, sayangnya tidak semua pendaftaran dapat diterima oleh Adsense. Terlebih dahulu setiap pendaftaran baru akan melalui proses review dari pihak Adsense, karenanya sebaiknya sebelum melakukan pendaftaran Adsense terlebih dahulu lakukan beberapa hal dibawah ini agar bisa diterima oleh Adsense.









 

1) Pastikan Konten Blog Menarik dan Gemuk

Banyak blogger yang menulis tentang Adsense, menyarankan agar membuat konten unik sebelum mendaftarkan sebuah blog ke dalam Adsense. Sayangnya hal itu tidak mungkin, karena mau yang seperti apapun sudah ada. Mau membuat blog tentang memasak ? sudah banyak sekali. Mau buat blog tentang turial, jangan ditanya jumlahnya . . . . .

Jadi yang bisa Anda lakukan adalah membuat konten yang menarik berdasarkan minat Anda, jika Anda minat dengan masak memasak. Maka silah bagi resep masak memasang, jika Anda berminat tentang otomotif silahkan bagi tips dan trik seputar otomotif.

Yang tidak boleh Anda lakukan adalah mencontek konten dari blogger lain, mengcopy paste konten dari blogger lain. Karena hal tersebut akan sia-sia, capai-capai Anda mengcopy dan ketika didaftarkan ke Adsense ditolak.

 

2) Adsense Menginginkan Traffic Berkualitas Dari Pencari Mesin Pencari

Penyebab konten copy paste gagal, dikarenakan konten copy paste tidak bisa naik di dalam hasil pencarian Google. Google bisa mendeteksi konten copy dan paste, sebagai informasi kalau Adsense itu menginginkan traffic atau kunjungan yang berkualitas yang berasal dari mesin pencari dalam hal ini Google karena memang Google adalah mesin pencari yang paling banyak digunakan.

Nah untuk kebutuhan tersebut Anda harus bisa membuat konten yang bagus, Anda harus juga memahami SEO dan lain sebagainya. Intinya, tidak bisa sembarangan dalam membuat konten jika Anda ingin isi dari blog Anda bisa diketemukan oleh pencari informasi dari mesin pencari Google dan mengikut sertakan blog Anda ke dalam program Adsense.

 

3) Hati-Hati Dengan Sumber Traffic Dari Sosial Media

Masih banyak yang belum mengetahui jika traffic atau sumber kunjungan yang terlalu banyak dari social media bisa berdampak buruk bagi website yang diikut sertakan di dalam Adsense. Anda bisa mencari topik ini di dalam forum Adsense, kita akan bahas itu nanti lebih dalam pada kesempatan yang berbeda. Sekarang kita bahas sedikit saja, dimana banyak orang yang berfikiran bahwa tidak mengapa tidak menguasai SEO atau membuat konten copy paste karena memiliki komunitas yang bisa menunjang traffic.

Semisal memiliki jumlah follower Twitter yang besar atau memiliki jumlah Fans Page yang besar, atau berfikir menggunkan iklan dari FaceBook untuk mendatangkan traffic. Hati-hati, jangan lakukan hal ini terkecuali blog Anda memiliki kunjungan yang cukup dari mesin pencari google.

Banyak akun Adsense yang disuspend karena sebab sumber traffic berasal dari social media, jadi jangan handalkan social media jika ingin bermain Adsense. Handalkan SEO untuk kebutuhan Adsense, kita akan bahas ini lebih dalam lagi dalam atikel yang berbeda. Sekarang kita kembali ke dalam pendaftaran Adsense . . . .

 

4) Perhatikan Umur Website / Blog

Banyak yang terlalu antusias, ingin cepat-cepat mendulang uang dari Adsense. Kemudian membeli domain, membuat blog dengan WordPress. Mengisi artikel original maupun artikel daur ulang, setelah dirasa jumlah artikel cukup banyak. Taruh semisal sudah 50 artikel, kemudian langsung mendaftarkan blog tersebut ke dalam Adsense meski umur blog itu terbilang baru beberapa minggu.

Sudah pasti ditulak, karena memang umurnya yang baru bebeapa minggu. Sekedar informasi saja, untuk sebuah blog baru membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk mulai bisa bersaing di mesin pencari, dan dalam kurun waktu tiga bulan itu sebaiknya terus mengisi artikel-artikel agar blog makin gemuk dan kaya dengan artikel sehingga mudah diketemukan oleh pencari informasi via mesin pencari Google.

Idelnya sebuah website / blog bisa disaftarkan ke Adsense setelah berusia enam bulan, itu juga dengan catatan memiliki jumlah traffic yang stabil yang bersumber dari mesin pencari Google.

 

5) Berapa Jumlah Kunjungan Per Hari yang Dibutuhkan Agar Bisa Diterima Oleh Adsense

Sayangnya pihak Adsense tidak pernah memberikan jumlah pasti, hanya kata-kata seperti memiliki jumlah kunjungan yang cukup. Kata yang cukup ini bisa sangat relative, namun jika kita mencari jawaban di Google rata-rata blogger memberikan angkat antara minimal 100 kunjungan sampai dengan 250 kunjungan yang berasal dari mesin pencari Google.

Tentu hal tersebut terasa berat bagi sebuah blog yang baru, namun jika memiliki konten yang cukup dan bervariasi hal tersebut bukan lah hal yang mustahil.

Namun menurut saya, sebuah blog sebaiknya bisa mendaptkan kunjungan antara 700 sampai 1000 kunjungan dari mesin pencari Google. Kenapa begitu ? karena jika dibawah itu perolehan yang didapat dari Adsense juga sangat sedikit, jika Anda menginginkan hasil dari Adsense maka traffic adalah yang utama.

Jadi alih-alih memikirkan pendaftaran ke Adsense, sebaiknya fokuskan energi untuk membuat konten yang bagus dan mampu menjadi pengunjung dari mesin pencari. Setelah mendapatkan 700 sampai 1000 kunjungan perharinya dari mesin pencari Google maka barulah mulai memikirkan pendaftaran ke Adsense.





Baca Juga: Kumpulan Artikel SEO

6) Perhatikan Sisi Design

Unsur design menjadi penting, dimana Adsense menginkan situs atau blog yang mengikuti program Adsense harus memiliki design yang menari dan juga ramah terhadap pengguna mobile. Tidak hanya itu unsur kecepatan juga menjadi pertimbangan.

Jadi tidak hanya konten, unsur responsive design website dan kecepatan juga harus diperhatikan. Ada banyak cara untuk kebutuhan tersebut, semisal menggunakan template yang responsive untuk kebutuhan mobile.

Sementara untuk kecepatan, tentu hosting memegang peranan utama. Namun selain hosting, penggunaan cache system juga bisa sangat membatu untuk meningkan unsur kecepatan website. Selain itu perhatikan penggunaan plugin, hidari penggunaan plugin yang tidak penting. Perhatikan juga penggunaan ukuran gambar yang diupload ke dalam blog.

 

7) Perhatikan Navigasi Website / Blog

Nah ini sering kali dilupakan oleh blogger yang ingin mengikuti program Adsense, sehingga bisa menyebabkan pendaftaran ditolak oleh pihak Adsense.

Andsense menghendaki website / blog yang didaftarkan benar-benar berkualitas, salah satu unsur kualita tersebut adalah menu navigasi. Pastikan Anda membuat menu navigasi yang jelas sehingga nantinya pihak Adsense bisa melihat keberadaan menu dengan satu kali lihat, sehingga tidak perlu mencari-cari letak menu.

Kemudian di dalam menu itu pastikan ada tiga menu ini, yaitu:

  • Menu Profile: berisikan informasi profile pemilik blog, bisa juga about us. Silahkan cantumkan informasi terkait dengan profile Anda disana, cantukankan juga social media milik Anda di dalam profile tersebut.
  • Menu Contact Us: berisikan informasi untuk menghubungi pemilik blog, jika Anda memiliki blog yang sudah banyak artikel dan juga sudah memiliki pengunjung yang cukup namun juga belum berhasil diterima dalam melakukan pendaftaran Adsense. Coba tambahkan menu-menu di dalam penjelasan ini.
  • Menu Kebijakan Privasi: dikarenakan website / blog nantinya akan digunakan untuk menampilkan iklan dari Adsense maka perlu ada halaman khusus yang menjelaskan tentang iklan-iklan tersebut agar pengunjung bisa mengetahuinya. Dan halaman tersebut adalah Kebijakan Privasi atau privacy policy

Catatan: tiga halaman diatas itu juga harus Anda buat ketika Anda menambah blog untuk dipasangin iklan Adsense, intinya setiap ingin memasang iklan Adsense pastikan ketiga halaman tersebut sudah Anda buat.

 

8) Membuat Halaman Kebijkan Privasi atau Privacy Policy

Untuk membuat halaman kebijakan proivasi ini sangat mudah, Anda bisa mengeneratenya secara online melalui website http://www.privacypolicyonline.com , kemudian jika sudah translate hasilnya lewat Google Translate.

Setelah ditranstlate kemudian perbaiki kata-katanya agar sesuai dengan kebutuhan, Anda juga bisa melihat halaman kebijakan privasi dari blogger lainnya. INGAT! MELIHAT bukan MENCONTEK. Lihat, pelajari dan kemudian buat versi Anda sendiri.

Berikut ini adalah contoh isi halaman kebijakan privasi, ingat! Ini hanya contoh jangan main copy paste saja. Rombak lagi untuk kebutuhan Anda dengan kata-kata Anda sendiri.
—————–

Privasi Anda sebagai pengunjung namadomainanda.com  adalah hal yang sangat penting bagi kami.

Di namadomainanda.com  kami menganggap bahwa privasi dari informasi pribadi Anda adalah hal yang penting. Dan inilah keterangan mengenai informasi apa saja yang kami terima dan kami kumpulkan pada saat Anda mengunjungi surahman.net dan bagaimana kami menyimpan serta menjaga informasi tersebut. Kami tegaskan bahwa kami tidak akan pernah memberikan informasi tersebut kepada pihak ketiga.

Tentang file log

Seperti kebanyakan situs lain, kami mengumpulkan dan menggunakan data yang terdapat pada file log. Informasi yang terdapat pada file log termasuk alamat IP (Internet Protocol) Anda, ISP (Internet Service Provider), browser yang Anda gunakan, waktu pada saat Anda berkunjung dan halaman mana saja yang Anda buka selama berkunjung di namadomainanda.com

Tentang cookies

Situs kami menggunakan cookies untuk menaruh informasi, seperti informasi preferensi pribadi Anda pada saat mengunjungi situs kami. Ini juga mungkin termasuk untuk menampilkan jendela pop up untuk kunjungan pertama Anda, atau juga untuk menyimpan informasi login Anda di situs kami.

 

namadomainanda.com juga menggunakan iklan dari pihak ketiga untuk mendukung situs kami. Beberapa penayang iklan ini mungkin menggunakan cookies ketika menampilkan iklan di situs kami, yang juga mengirimkan kepada pemasang iklan (seperti Google melalui program Adsense) informasi seperti alamat IP (Internet Protocol) Anda, ISP (Internet Servide Provider), browser internet yang Anda gunakan dan sebagainya.

—————–

 

9) Mulai Mendaftar Adsense

Setelah semuanya siap, yang dimaksudkan siap adalah dari sisi jumlah traffic sudah cukup. Dari sisi design sudah OK, sudah memilki halaman-halaman tertentu untuk kebutuhan Adsense. Selanjutnya baru melakukan pendaftaran, untuk melakukan pendaftaran sangat mudah:

Catatan: untuk mendaftankan Adsense Anda membutuhkan akun GMAIL, jadi pastikan Anda sudah menyiapkan akun GMAIL untuk digunakan. Anda boleh membuat akun GMAIL baru, atau akun GMAIL yang sudah Anda punya.

Ingat! Adsense hanya memperbolehkan satu orang memiliki satu akun Adsense, jadi pastikan Anda menggunakan akun gmail yang belum pernah Anda gunakan untuk mendaftar Adsense.