Pengertian dan Fungsi Dari Page View Dalam Adsense dan Berapa Pendapatan Sebuah Blog Dari Hitungan Page View

 

Bagi Anda yang sudah menjadi penerbit iklan Adsense, ketika Anda masuk ke dalam dasborad Adsense Anda akan melihat istilah-istilah  seperti Page View, CPC, CTR hingga RPM. Di dalam artikel ini kita akan membahas pengertian dan fungsi dari istilah-istilah tersebut dan pembahasan dimulai dari pengertian Page View, bagi yang belum mengetahu apa itu Adsense silahkan baca terlebih dahulu artikel yang berjudul “Apa Itu AdSense Blog dan Bagaimana AdSense Itu Berkerja Dalam Menghasilkan Uang Bagi Pemilik Website / Blog









Sementara bagi yang belum diterima menjadi penerbit Adsense, bisa mencari tahu tips dan triknya pada artikel yang berjudul “CARA MENDAFTAR SEBUAH WEBSITE / BLOG MENGIKUTI PROGRAM ADSENSE AGAR BISA LANGSUNG DITERIMA”.

Sekarang mari kita bahas istilah-istilah dalam Adsense, agar bisa makin faham Adsense dan mendapatkan keuntungan yang maksimal dari program Adsense tersebut.

Apa Page View Dalam Adsense ?

Page View / Page impression atau yang lebih sering disebut dengan sebutan impressi adalah “Tampilan Halaman Website”, yaitu  jumlah yang menunjukan berapa kali halaman website yang menampilkan iklan dari Adsense diakses (dibuka/dibaca) oleh pengunjung  website/blog namun jumlah slot iklan yang ada pada satu halaman tidak akan dihitung sebagai akumulasi.

Sebagai contoh sebuah halaman memiliki 3 slot iklan Adsense, kemudian halaman tersebut tampil sebanyak 10 kali, maka Page Impressionnya tetap dihitung  10.

 

Apa Keuntungan Memiliki Page View Tinggi Dalam Adsense ?

Pertanyaan utama yang selalu ditanyakan oleh mereka yang baru bermain Adsense, yaitu “Bagaimana jika iklan adsense tidak ada yang mengklik, apakah masih tetap di bayar? Atau apakah masih mendapatkan penghasilan dari Adsense”.

Jawabanya adalah: “Masih!

Berikut ini adalah penjelasannya, meski Adsense adalah program perklinana berbasis PPC. Dimana tentu saja penghasilan terbesar dari sebuah blog yang mengikuti program Adsense berasal dari pengunjung yang mengklik iklan, namun Adsense juga menberikan bayaran berdasarkan RPM=Revenue Per Thoushand Impression tau Pendapatan per seribu tayangan.





Apa Itu Pendapatan per seribu tayangan (RPM) ?

Menurut penjelasan dalam website Adsense “Pendapatan per 1.000 tayangan (RPM) menunjukkan penghasilan tertaksir yang akan Anda dapatkan untuk setiap 1.000 tayangan yang Anda terima. RPM tidak menunjukkan penghasilan Anda sebenarnya; namun, jumlah itu dihitung dengan membagi penghasilan tertaksir dengan jumlah tampilan laman, atau kueri yang Anda terima, kemudian dikalikan 1.000.”

RPM = (Penghasilan tertaksir/Jumlah tampilan laman) * 1.000, contohnya: Jika penghasilan tertaksir Anda sebesar $0,15 dari 25 tampilan laman, RPM laman Anda sama dengan ($0,15/25) * 1.000 atau $6,00.

Jika penghasilan tertaksir Anda sebesar $180 dari 45.000 tayangan iklan, RPM iklan Anda sama dengan ($180/45.000) * 1.000 atau $4,00.

Darimana Asal Bayaran Penghasilan RPM Itu ?

Di dalam program perilanan AdWords, dimana itu adalah tempat pengiklan memasang iklan dan didistribusikan ke jaringan penerbit Adsense. Di dalam AdWord adalah biaya per seribu tayang atau yang disebut dengan CPM= Cost per Mille atau BPS (Biaya per Seribu), jadi CPM dan BPS itu artinya sama,yaitu publisher adsense akan menerima pembayaran berdasarkan perhitungan per seribu kali halaman tayang. Jadi setiap seribu tayang iklan, pemasang iklan dikenakan biaya dan dari sanalah asal uang yang didapat oleh penerbit iklan Adsense dalam per 1.000 tayangan (RPM) iklan.

Jadi semakin banyak pengunjung yang datang ke blog yang ada iklan Adsensenya,  maka semakin banyak pula penghasilan  yang akan di dapatkan dari per 1.000 tayangan (RPM) iklan. Belum lagi potensi untuk klik iklan, dimana makin banyak yang mengunjungi blog maka kesempatan untuk terjadinya klik pada iklan makin terbuka lebar.

Oleh karanya blog-blog yang mendapatkan kunjungan tinggi bisa mendapatkan penghasilan yang besar dari program Adsense, karenya sebagai penerbit Adsense selain membuat konten yang bagus juga harus mampu mendatangkan pengunjug yang sebanyak-banyaknya ke dalam blog. Namun hati-hati dengan kunjungan yang berasal dari social media, seperti yang sudah saya jelaskan dalam artikel Adsense sebelumnya. Dimana bukan sembarangan kunjungan yang diinginkan oleh Adsense, melainkan kunjungan natural yang berasal dari mesin pencari Google.

Jumlah kunjunga dari mesin pencari Google ini harus lebih tinggi jumlahnya dibandingkan pengunjung dari social media, karena jika terjadi sebaliknya maka kemungkinan besar akun Adsense bisa bermasalah mulai dari suspend sementara hingga permanent.