Diary of a Wimpy Kid adalah film Amerika Serikat tahun 2010 yang diangkat dari novel berjudul sama oleh Jeff Kinney, film remaja dengan balutan komedi ini mengisahkan perjalanan hidup Greg Heffley sewaktu memasuki sekolah pertama (SMP). Di mana Greg Heffley amat ingin menjadi siswa yang populer. Dengan segala upaya Greg Heffley berusaha untuk menjadi siswa yang populer disekolahnya itu, namun makin dia berupaya menjadi populer makin jauh kepopuleran yang didambanya itu. Setiap upaya untuk menjadi populer justeru menjadi blunder yang membuatnya makin terpuruk dan jauh dari kepopuleran.

Sepintas teringat saya akan Presiden kita yang selalu berupaya untuk menjadi tokoh yang populer, namun dari satu blunder ke blunder lain membuat citranya makin terpuruk. Nampaknya menjadi populer atau mempertahankan kepopuleran justeru membuat orang semakin depresi dan menjadi makin konyol dilihat oleh masyrakat luas, sepeti halnya dengan Greg Heffley yang dipermainkan oleh kekonyolan akibat upayanya untuk menjadi populer.









 

Rowley Jefferson adalah sahabat Greg Heffley, Rownley Jefferson digambarkan sebagai anak yang polos apa adanya, bahkan terkesan naif. Namun itu-lah dirinya, dia tidak takut dan juga tidak malu menjadi dirinya sendiri. Dan dengan menjadi dirinya sendiri justeru tanpa disangka-sangka dia menjadi siswa yang populer, dari satu peristiwa ke peristiwa lainnya dia menghantarkannya ke populeran yang tidak pernah dicarinya, yang tidak pernah diharapkan olehnya.

Cemburu dan iri hati akhirnya memisahkan dua orang sahabat ini, terlebih lagi harga diri Greg Heffley yang tersinggung akibat kepuplueran sahabatnya itu makin membuat dia jauh dari sahabatnya tersebut, meski di dalam dirinya dir merindui sahabatnya tersebut.

Film ini membawa kita semua untuk intropeksi dan mengkoreksi diri, sudahkan kita menjadi diri kita sendiri ?. Atau saat ini kita tengah mengemas diri kita dengan aneka rupa make up atau riasan sehingga kita dapat tampil seperti apa yang orang inginkan – ap ayang amsyaratakat harapkan. Namun jauh di dalam diri kita – jauh di dalam hati, kita merasa merana, merasa tersiksa karena kita tdiak lagi dekat dengan diri kita sendiri. Menjadi diri sendiri adalah sesuatu yang sulit, namun akan menjadi lebih sulit lagi jika kita jauh dari diri kita.

Semua pencitraan yang kita bangun menjadi ruang kosong tanpa makna karena tidak ada jiwa yang hidup di dalamnya, pencitraan yang terbentuk dengan segala bentuk yang membuat decak kagum justeru telahmembunuh diri kita sendiri, karena kita sudah tidak lagi menjadi diri kita sendiri. Menjadi bahagia adalah sebuah kemustahilan jika kita tidak lagi menjadi diri kita sendiri, langkah awal menjadi bahagia adalah dengan menjadi diri sendiri. Seperti apa yang Tuhan kehendaki ketika Dia menciptakan kita dengan tanganNya sendiri, so be happy !.







Butuh Hosting Murah? Dapatkan Paket Hosting Murah Untuk Kebutuhan Bisnis Online, Harga Mulai Dari RP. 100 RIBU per tahun [Hosting Murah]


Jasa Pembuatan Website Murah? Butuh Website? Dapatkan Paket Pembuatan Website Murah Harga Mulai Rp. 299 RIBU. Sudah Berpenglaman Sejak Tahun 2007, Dengan Jumlah Klien Dari Jakarta Hingga Papua [Web Design Murah]