Pelajari Cara Membuat Prototype Website Company Profile dengan ChatGPT Tanpa Coding, Mudah dan Murah

Membuat website company profile biasanya membutuhkan beberapa kemampuan teknis, mulai dari memahami HTML dan CSS, mengatur struktur halaman, membuat desain responsif, hingga menghubungkan berbagai elemen website. Bagi pemula yang belum pernah mempelajari pemrograman web, proses tersebut dapat terasa cukup rumit. Namun, dengan bantuan ChatGPT, proses awal pembuatan website dapat dilakukan dengan lebih praktis melalui instruksi atau prompt yang terstruktur.

Pada tahap awal, website tidak perlu langsung dibuat sebagai website final. Pendekatan yang lebih efektif adalah membuat prototype website terlebih dahulu. Prototype merupakan rancangan awal yang digunakan untuk melihat struktur halaman, navigasi, layout, warna, font, tombol, section, serta penempatan elemen visual sebelum seluruh konten dan data sebenarnya dimasukkan.









 

Metode ini bermanfaat bagi pemilik bisnis, freelancer, desainer website, konten kreator, pelaku UMKM, maupun pemula yang ingin membuat website sendiri. Sebagai contoh, sebuah perusahaan jasa SEO dapat membuat prototype website dengan halaman Home, Profile, Layanan, dan Contact Us. Setelah struktur dan tampilannya sesuai, prototype tersebut dapat dikembangkan menggunakan konten, gambar, logo, dan informasi perusahaan yang sebenarnya.

Dalam praktiknya, ChatGPT dapat membantu menghasilkan struktur dan file website menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript vanilla. Website dengan pendekatan ini dapat dibuat tanpa WordPress, CMS, PHP, database, backend, atau framework yang memerlukan proses instalasi dan konfigurasi. Hasil prototype bahkan dapat langsung dibuka melalui file index.html menggunakan browser.

 

Pelajari Melalui Video Tutorial

Apabila Anda ingin melihat langkah-langkah secara langsung, silakan tonton video tutorial berikut. Video ini memperlihatkan proses pembuatan prototype secara visual sehingga lebih mudah diikuti, terutama bagi pengguna yang baru pertama kali mempelajari pembuatan website.

 

 

Ingin Belajar Lebih Lengkap?

Materi pada halaman ini merupakan salah satu bagian dari seri pembelajaran pembuatan website menggunakan bantuan ChatGPT. Setelah memahami cara membuat prototype, tahap berikutnya dapat dilanjutkan dengan melakukan kustomisasi tampilan, mengganti konten, memasukkan gambar sebenarnya, mengatur warna dan font, memperbaiki layout, serta menyempurnakan tampilan pada perangkat mobile.

Apabila Anda ingin mempelajari seluruh proses secara sistematis dari tahap persiapan hingga website siap digunakan, ikuti playlist lengkap berikut.

 

 

Persiapan Sebelum Membuat Prototype Website

Sebelum memberikan instruksi kepada ChatGPT, sebaiknya seluruh informasi dasar website sudah disiapkan. Persiapan ini penting karena kualitas hasil prototype sangat dipengaruhi oleh informasi yang diberikan.

Beberapa hal yang perlu disiapkan antara lain:

  • Akun ChatGPT.
  • Nama perusahaan atau brand.
  • Jenis bisnis.
  • Tujuan pembuatan website.
  • Daftar halaman yang diperlukan.
  • Informasi mengenai layanan atau produk.
  • Deskripsi singkat perusahaan.
  • Logo perusahaan.
  • Foto produk atau layanan jika sudah tersedia.
  • Nomor WhatsApp yang akan digunakan.
  • Referensi gaya desain apabila sudah memiliki gambaran tertentu.

Untuk pembuatan website sederhana, pengguna tidak harus memahami bahasa pemrograman secara mendalam. Namun, pemahaman dasar mengenai struktur website akan sangat membantu ketika melakukan evaluasi dan kustomisasi hasil prototype.

 

Siapkan Konten Website

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah langsung meminta ChatGPT membuat website tanpa memberikan informasi bisnis yang cukup.

Sebaiknya informasi website disusun terlebih dahulu dalam sebuah dokumen. Dokumen tersebut dapat berisi nama bisnis, slogan, deskripsi perusahaan, layanan, produk, keunggulan, informasi kontak, dan materi lain yang ingin ditampilkan.

Sebagai contoh, website perusahaan jasa SEO dapat menggunakan data awal berikut:

InformasiContoh
Jenis websiteCompany Profile Jasa SEO
NamaSEO Bogor
TujuanMempromosikan jasa SEO
LayananSEO Website, SEO Lokal, Content SEO
KontakWhatsApp
TargetPemilik bisnis dan perusahaan

Konten tersebut tidak harus langsung sempurna. Pada tahap prototype, ChatGPT dapat menggunakan konten contoh yang relevan untuk membantu membentuk struktur dan visual website.

 

Siapkan Gambar dan Logo

Selain teks, siapkan pula aset visual yang nantinya digunakan dalam website.

Contohnya:

  • Logo perusahaan.
  • Foto perusahaan.
  • Foto tim.
  • Foto produk.
  • Foto layanan.
  • Gambar untuk hero section.
  • Ilustrasi pendukung.
  • Foto portofolio.

Pada tahap prototype, gambar sebenarnya belum wajib digunakan. Placeholder atau visual contoh dapat digunakan terlebih dahulu agar struktur layout dapat dievaluasi.

Setelah prototype disetujui, gambar sebenarnya dapat dimasukkan pada tahap pengembangan website final.

 

Tentukan Struktur Halaman

Website company profile tidak harus memiliki banyak halaman. Struktur sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.

Untuk contoh website jasa SEO, struktur sederhana yang dapat digunakan adalah:

  1. Home
  2. Profile
  3. Layanan
  4. Produk atau Portofolio, jika diperlukan
  5. Contact Us

Halaman Home dapat berfungsi sebagai halaman utama yang memperkenalkan bisnis sekaligus mengarahkan pengunjung menuju informasi lainnya.

Bagian Home dapat terdiri dari beberapa section, misalnya:

  • Hero section.
  • Ringkasan tentang perusahaan.
  • Layanan utama.
  • Keunggulan perusahaan.
  • Portofolio atau hasil pekerjaan.
  • Call to action.
  • Kontak atau WhatsApp.

Sementara halaman Profile dapat digunakan untuk menjelaskan perusahaan secara lebih lengkap, termasuk visi, misi, nilai perusahaan, keunggulan, dan informasi pendukung lainnya.

 

Gunakan Prompt yang Terstruktur

Prompt merupakan instruksi yang diberikan kepada ChatGPT. Untuk pekerjaan pembuatan website, instruksi yang terlalu umum sering menghasilkan struktur website yang kurang sesuai.

Prompt yang baik sebaiknya menjelaskan:

  • Tujuan website.
  • Jenis bisnis.
  • Nama perusahaan.
  • Halaman yang diperlukan.
  • Gaya desain.
  • Teknologi yang digunakan.
  • Struktur file.
  • Cara kerja tombol.
  • Batasan teknis.
  • Tahap pekerjaan yang sedang dilakukan.

Pada tahap ini, instruksi harus menegaskan bahwa yang dibuat adalah prototype, bukan website final.

Berikut contoh prompt yang dapat digunakan:

 

Saya ingin membuat website profesional menggunakan HTML dengan bantuan Anda.

Informasi Website

  • Jenis: Company Profile Jasa SEO
  • Nama: SEO Bogor
  • Tujuan: Mempromosikan jasa SEO
  • WhatsApp: [ISI NOMOR, contoh 6281234567890]

Tugas

Buat prototype website terlebih dahulu, bukan website final. Tentukan sendiri struktur halaman, section, dan navigasi yang paling sesuai dengan jenis bisnis.

Minimal buat:

  • Home
  • Halaman formal yang relevan
  • Halaman layanan/produk jika diperlukan
  • Contact Us jika relevan

Gunakan konten contoh yang relevan. Jangan menunggu saya memberikan seluruh konten.

Desain

Buat website yang modern, profesional, bersih, dan responsif. Website harus nyaman dibaca dan terlihat seperti website profesional, bukan halaman HTML sederhana.

Buat tampilan yang baik untuk desktop, tablet, dan mobile. Gunakan warna, font, layout, section, tombol, dan visual yang harmonis.

Gunakan HTML, CSS, dan JavaScript vanilla. Jangan gunakan framework yang membutuhkan instalasi atau konfigurasi.

WhatsApp

Jangan gunakan contact form, email form, PHP, database, backend, atau sistem server.

Gunakan tombol WhatsApp di seluruh website dengan nomor yang saya berikan. Nomor cukup dimasukkan satu kali dan digunakan oleh seluruh tombol.

Format:

https://wa.me/6281234567890

Gunakan CTA seperti “Hubungi Kami via WhatsApp” dan, jika relevan, sertakan pesan WhatsApp otomatis.

Struktur File

Gunakan struktur sederhana:

index.html
halaman-formal.html
css/style.css
js/script.js
images/

Tambahkan file HTML lain jika diperlukan dan pastikan seluruh file saling terhubung dengan benar.

Website harus langsung berjalan dengan membuka index.html, responsif, tidak membutuhkan instalasi, dan tidak membutuhkan konfigurasi kode tambahan.

Jangan menggunakan login, database, PHP, backend, atau framework.

 

Tahap Prototype

Tujuan prototype adalah agar saya dapat mengevaluasi struktur dan layout, warna dan font, navigasi, section, tombol dan CTA, penempatan gambar, serta tampilan mobile.

Gunakan placeholder atau visual contoh yang sesuai.

Jangan membuat website final berdasarkan asumsi. Fokus hanya pada prototype.

Setelah prototype saya lihat, saya akan meminta perubahan melalui chat, misalnya warna, font, layout, section, navigasi, halaman, tombol, atau tampilan mobile.

Setiap perubahan harus langsung diterapkan pada file website. Jangan meminta saya mengetik atau mengubah kode secara manual.

Setelah prototype disetujui, saya akan memberikan data dan gambar sebenarnya untuk digunakan pada website final.

 

Masukkan Informasi Bisnis ke Dalam Prompt

Bagian informasi bisnis harus disesuaikan sebelum prompt digunakan.

Misalnya, untuk perusahaan jasa SEO, bagian berikut:

Jenis: Company Profile Jasa SEO

dapat dipertahankan jika memang bisnis yang akan dibuat adalah perusahaan jasa SEO.

Nama bisnis juga harus diganti sesuai kebutuhan:

Nama: SEO Bogor

Tujuan website dapat ditulis lebih spesifik:

Tujuan: Mempromosikan jasa SEO

Semakin jelas tujuan website, semakin mudah struktur prototype diarahkan sesuai kebutuhan bisnis.

 

Masukkan Nomor WhatsApp dengan Format yang Benar

Jika website menggunakan WhatsApp sebagai media komunikasi, nomor harus ditulis dalam format internasional.

Untuk nomor Indonesia, format yang digunakan adalah kode negara 62, tanpa tanda +, tanpa spasi, dan tanpa angka 0 di awal nomor.

Contohnya:

6281234567890

Nomor tersebut kemudian dapat digunakan dalam format:

https://wa.me/6281234567890

Misalnya nomor asli adalah 0812 3456 7890, maka format yang digunakan untuk WhatsApp adalah:

6281234567890

Kesalahan format nomor dapat menyebabkan tombol WhatsApp tidak bekerja sebagaimana mestinya.

 

Mengapa Menggunakan WhatsApp?

Untuk website company profile sederhana, WhatsApp dapat menjadi alternatif komunikasi yang praktis. Pengunjung tidak perlu mengisi formulir panjang dan menunggu balasan melalui email.

Tombol WhatsApp dapat ditempatkan pada beberapa bagian penting, seperti:

  • Hero section.
  • Section layanan.
  • Bagian call to action.
  • Halaman Contact Us.
  • Navigasi atau tombol utama website.

Gunakan teks CTA yang jelas, misalnya “Hubungi Kami via WhatsApp”, “Konsultasikan Kebutuhan Anda”, atau “Tanya Layanan Kami”.

Apabila diperlukan, tombol juga dapat membuka WhatsApp dengan pesan awal yang sudah disiapkan sehingga pengunjung tidak perlu mengetik pesan dari awal.

 

Mengapa Tidak Menggunakan Contact Form pada Prototype?

Contact form memang dapat digunakan untuk website profesional, tetapi membutuhkan komponen tambahan apabila ingin benar-benar mengirim data.

Formulir yang mengirim email biasanya membutuhkan mekanisme pemrosesan di sisi server atau layanan pihak ketiga. Untuk prototype sederhana yang dirancang agar dapat langsung dibuka dari index.html, komponen tersebut tidak diperlukan.

Karena itu, penggunaan WhatsApp dapat menyederhanakan prototype dan membuat alur komunikasi lebih langsung.

 

Gunakan HTML, CSS, dan JavaScript Vanilla

Prototype dapat dibuat menggunakan tiga teknologi dasar web:

TeknologiFungsi
HTMLMembentuk struktur dan isi halaman
CSSMengatur desain, warna, ukuran, layout, dan responsivitas
JavaScriptMenambahkan interaksi dan fungsi tertentu

Istilah vanilla JavaScript berarti menggunakan JavaScript tanpa framework seperti React, Vue, atau framework lain.

Pendekatan ini cocok untuk prototype sederhana karena file dapat dijalankan langsung dari komputer tanpa proses instalasi paket atau konfigurasi project yang rumit.

 

Struktur File Website

Salah satu struktur sederhana yang dapat digunakan adalah:

website/

├── index.html

├── halaman-formal.html

├── css/

│   └── style.css

├── js/

│   └── script.js

└── images/

Jika website membutuhkan halaman tambahan, file HTML dapat ditambahkan sesuai kebutuhan.

Sebagai contoh:

website/

├── index.html

├── profile.html

├── layanan.html

├── produk.html

├── kontak.html

├── css/

│   └── style.css

├── js/

│   └── script.js

└── images/

Struktur seperti ini membuat file lebih mudah dikelola karena HTML, CSS, JavaScript, dan gambar ditempatkan pada lokasi masing-masing.

 

Jalankan ChatGPT untuk Membuat Prototype

Setelah prompt selesai disesuaikan, salin seluruh prompt tersebut.

Kemudian:

  1. Buka ChatGPT.
  2. Buat percakapan baru jika diperlukan.
  3. Masukkan prompt yang telah disiapkan.
  4. Pastikan nama bisnis, jenis website, halaman, dan nomor WhatsApp sudah benar.
  5. Kirim prompt.
  6. Tunggu sampai proses pembuatan prototype selesai.

Proses dapat membutuhkan waktu, terutama ketika ChatGPT menghasilkan beberapa file sekaligus. Selama proses masih berlangsung, jangan terburu-buru menutup halaman percakapan.

Pada kondisi tertentu, tampilan ChatGPT dapat terlihat seperti tidak melakukan aktivitas selama beberapa saat. Jika proses masih berlangsung, tunggu hingga respons selesai sebelum mengambil tindakan lain.

 

Periksa Hasil Prototype

Setelah prototype selesai dibuat, periksa apakah struktur file yang dihasilkan sudah sesuai dengan instruksi.

Periksa setidaknya:

  • Apakah terdapat index.html.
  • Apakah seluruh halaman tersedia.
  • Apakah navigasi antarhalaman bekerja.
  • Apakah file CSS terhubung dengan benar.
  • Apakah JavaScript terhubung dengan benar.
  • Apakah gambar atau placeholder tampil.
  • Apakah tombol WhatsApp bekerja.
  • Apakah desain desktop terlihat baik.
  • Apakah desain mobile tetap nyaman digunakan.

Pada tahap ini, jangan langsung mengganti seluruh konten. Fokus terlebih dahulu pada struktur dan desain.

 

Download dan Ekstrak File Prototype

Apabila ChatGPT memberikan hasil website dalam bentuk file atau arsip, simpan file tersebut ke komputer.

Jika file berbentuk arsip seperti ZIP, ekstrak file tersebut ke sebuah folder.

Setelah diekstrak, buka folder website hingga menemukan file index.html.

Struktur folder harus tetap dipertahankan. Jangan memindahkan index.html, folder CSS, JavaScript, atau gambar secara sembarangan karena hubungan antarfile dapat menjadi rusak.

 

Membuka Website dari Index.html

Untuk melihat prototype, buka file index.html.

Caranya:

  1. Buka folder website.
  2. Cari file index.html.
  3. Klik dua kali file tersebut.
  4. Browser akan membuka halaman website.
  5. Periksa seluruh bagian website.

Website dengan struktur HTML, CSS, dan JavaScript sederhana dapat dijalankan langsung melalui browser tanpa harus memasang CMS atau menjalankan server lokal.

 

Periksa Navigasi Website

Navigasi merupakan salah satu bagian terpenting dalam prototype.

Klik setiap menu yang tersedia, misalnya:

  • Home.
  • Profile.
  • Layanan.
  • Produk.
  • Contact Us.

Pastikan setiap menu mengarah ke halaman yang benar.

Periksa juga tombol CTA. Jika tombol mengarah ke WhatsApp, pastikan nomor yang digunakan benar dan format URL-nya sesuai.

 

Periksa Tampilan Responsive

Website responsive adalah website yang mampu menyesuaikan tampilan dengan ukuran layar perangkat.

Setidaknya lakukan pemeriksaan pada:

  • Desktop.
  • Tablet.
  • Smartphone.

Pada layar kecil, pastikan teks tidak terpotong, tombol mudah ditekan, menu tidak berantakan, gambar tidak keluar dari area halaman, dan setiap section tetap nyaman dibaca.

Pemeriksaan responsive penting karena pengunjung website dapat menggunakan perangkat yang berbeda-beda.

 

Prototype Bukan Website Final

Prototype sebaiknya dipandang sebagai rancangan kerja, bukan hasil akhir.

Tujuan prototype adalah memberikan gambaran nyata mengenai:

  • Struktur website.
  • Layout.
  • Warna.
  • Tipografi.
  • Navigasi.
  • Section.
  • Tombol.
  • CTA.
  • Penempatan gambar.
  • Tampilan mobile.

Dengan prototype, perubahan besar dapat dilakukan sebelum seluruh konten dan aset sebenarnya dimasukkan.

Misalnya, setelah melihat prototype Anda merasa warna terlalu gelap. Anda dapat meminta perubahan warna.

Jika layout layanan kurang sesuai, Anda dapat meminta perubahan struktur section.

Jika menu terlalu banyak, Anda dapat meminta ChatGPT menyederhanakan navigasi.

Pendekatan ini jauh lebih mudah dibandingkan langsung mengerjakan website final kemudian melakukan perubahan besar setelah seluruh konten dimasukkan.

 

Melakukan Perubahan Melalui ChatGPT

Setelah prototype dibuka dan diperiksa, perubahan dapat diberikan melalui percakapan.

Contohnya:

Ubah warna utama website menjadi biru tua dan putih. Pertahankan struktur halaman dan layout yang sudah ada.

Atau:

Pada halaman Home, pindahkan section layanan ke bagian setelah section tentang kami. Jangan mengubah halaman lainnya.

Atau:

Perbaiki tampilan mobile agar menu navigasi lebih nyaman digunakan pada layar smartphone.

Instruksi perubahan sebaiknya dibuat spesifik agar hasilnya tidak mengubah bagian website yang sebenarnya sudah sesuai.

Jika meminta perubahan pada prototype, instruksikan agar perubahan langsung diterapkan pada file website yang relevan.

 

Tips Membuat Prototype Website dengan Lebih Efektif

  1. Jangan Langsung Memasukkan Semua Konten

Gunakan konten contoh terlebih dahulu. Tujuan tahap awal adalah mengevaluasi struktur dan desain.

  1. Tentukan Tujuan Website

Jelaskan apakah website digunakan untuk memperkenalkan perusahaan, menjual produk, mendapatkan calon pelanggan, menerima konsultasi, atau tujuan lainnya.

  1. Gunakan Struktur Halaman yang Sederhana

Company profile tidak harus memiliki puluhan halaman. Gunakan halaman yang benar-benar dibutuhkan pengunjung.

  1. Berikan Instruksi Desain yang Jelas

Jika tidak memiliki referensi desain khusus, gunakan arahan seperti modern, profesional, bersih, responsif, dan nyaman dibaca.

  1. Pisahkan Tahap Prototype dan Final

Jangan mencampurkan pekerjaan desain prototype dengan pengisian seluruh konten final. Selesaikan struktur terlebih dahulu.

  1. Periksa Website dari Sudut Pandang Pengunjung

Jangan hanya memeriksa apakah website terlihat bagus. Pastikan pengunjung dapat menemukan informasi dan menghubungi perusahaan dengan mudah.

  1. Periksa Semua Link

Satu link yang salah dapat membuat halaman tertentu tidak dapat diakses. Klik semua menu dan tombol sebelum prototype dianggap selesai.

 

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula

  1. Memberikan Prompt Terlalu Singkat

Prompt seperti “buatkan website perusahaan” memberikan terlalu sedikit informasi.

Cara mengatasinya: jelaskan jenis bisnis, tujuan, halaman, desain, teknologi, struktur file, dan batasan yang diinginkan.

  1. Langsung Meminta Website Final

Meminta website final sejak awal dapat membuat proses revisi lebih sulit.

Cara mengatasinya: buat prototype terlebih dahulu, evaluasi, lalu lanjutkan ke tahap final.

  1. Tidak Menyiapkan Informasi Bisnis

Tanpa informasi bisnis, struktur website dapat menjadi terlalu umum.

Cara mengatasinya: siapkan nama bisnis, jenis usaha, layanan, tujuan, kontak, dan informasi dasar lainnya sebelum memulai.

  1. Salah Memasukkan Nomor WhatsApp

Nomor WhatsApp yang menggunakan format 08…, spasi, atau karakter tambahan dapat menyebabkan URL tidak sesuai.

Cara mengatasinya: gunakan format internasional, misalnya 6281234567890.

  1. Mengubah Struktur Folder Secara Sembarangan

Memindahkan file CSS atau JavaScript dapat menyebabkan halaman kehilangan styling atau fungsi.

Cara mengatasinya: pertahankan struktur folder yang dibuat dan pastikan path setiap file tetap benar.

  1. Tidak Memeriksa Tampilan Mobile

Website yang terlihat bagus di monitor belum tentu nyaman digunakan pada smartphone.

Cara mengatasinya: selalu periksa prototype pada ukuran layar desktop, tablet, dan mobile.

  1. Terlalu Cepat Mengganti Konten

Menghabiskan waktu memasukkan seluruh konten sebelum struktur disetujui dapat menyebabkan pekerjaan berulang.

Cara mengatasinya: gunakan placeholder terlebih dahulu dan fokus pada struktur prototype.

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah harus bisa coding untuk membuat prototype website dengan ChatGPT?

Tidak harus menguasai coding secara mendalam. ChatGPT dapat membantu menghasilkan file HTML, CSS, dan JavaScript. Namun, pemahaman dasar mengenai struktur website tetap bermanfaat agar Anda dapat memeriksa hasil dan memberikan instruksi perubahan dengan lebih tepat.

Apakah prototype dapat dibuat tanpa WordPress?

Ya. Prototype dapat dibuat menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript vanilla sehingga tidak membutuhkan WordPress atau CMS.

Apakah prototype dapat dibuka langsung di komputer?

Ya. Untuk struktur website sederhana, file index.html dapat dibuka langsung menggunakan browser. File CSS, JavaScript, dan gambar harus tetap berada pada struktur folder yang benar agar website dapat tampil dengan baik.

Apakah website harus menggunakan PHP atau database?

Tidak untuk prototype sederhana seperti ini. Jika website hanya membutuhkan halaman informasi dan tombol WhatsApp, HTML, CSS, serta JavaScript sudah dapat digunakan.

Apakah WhatsApp dapat digunakan sebagai pengganti contact form?

Untuk kebutuhan komunikasi sederhana, WhatsApp dapat digunakan sebagai media kontak. Pengunjung cukup menekan tombol WhatsApp dan melanjutkan percakapan tanpa mengisi formulir.

Mengapa sebaiknya membuat prototype terlebih dahulu?

Prototype memungkinkan Anda mengevaluasi struktur, desain, navigasi, warna, section, dan tampilan mobile sebelum memasukkan seluruh konten final. Dengan demikian, perubahan besar dapat dilakukan lebih awal.

Apakah nomor WhatsApp harus dimasukkan pada setiap tombol?

Tidak. Sebaiknya nomor WhatsApp ditetapkan secara terpusat dalam kode sehingga seluruh tombol menggunakan nomor yang sama. Dengan pendekatan tersebut, perubahan nomor di kemudian hari menjadi lebih mudah.

Apakah gambar asli harus disiapkan sebelum membuat prototype?

Tidak wajib. Prototype dapat menggunakan placeholder atau visual contoh. Namun, logo dan gambar sebenarnya sebaiknya disiapkan sebelum masuk ke tahap pembuatan website final.

Apa yang dilakukan setelah prototype selesai?

Prototype perlu diperiksa terlebih dahulu. Jika terdapat bagian yang belum sesuai, berikan instruksi perubahan seperti warna, font, layout, navigasi, section, tombol, atau tampilan mobile. Setelah struktur dan desain disetujui, barulah data dan gambar sebenarnya dimasukkan.

 

Membuat prototype website terlebih dahulu merupakan langkah yang efektif untuk membangun website company profile secara terstruktur. Dengan bantuan ChatGPT, pemula dapat memulai dari informasi bisnis, menentukan struktur halaman, memberikan instruksi desain, kemudian menghasilkan prototype berbasis HTML, CSS, dan JavaScript tanpa harus menggunakan CMS atau framework yang kompleks.

Kunci utamanya adalah persiapan data dan instruksi yang jelas. Siapkan informasi bisnis, tentukan halaman yang diperlukan, siapkan aset visual, tentukan metode komunikasi seperti WhatsApp, lalu berikan instruksi secara terstruktur.

Jangan terburu-buru mengejar website final. Gunakan prototype sebagai tahap evaluasi untuk memastikan struktur, navigasi, desain, CTA, dan tampilan mobile sudah sesuai. Setelah semuanya disetujui, proses dapat dilanjutkan dengan memasukkan konten dan gambar sebenarnya hingga menjadi website company profile yang siap digunakan.







Butuh Hosting Murah?Dapatkan Paket Hosting Murah Untuk Kebutuhan Bisnis Online, Harga Mulai Dari RP. 100 RIBU per tahun [Hosting Murah]


Jasa Pembuatan Website Murah?Butuh Website? Dapatkan Paket Pembuatan Website Murah Harga Mulai Rp. 299 RIBU. Sudah Berpenglaman Sejak Tahun 2007, Dengan Jumlah Klien Dari Jakarta Hingga Papua [Web Design Murah]