• Software Editing Video Yang Mudah Digunakan dan Gratis

Ini Dia Software Editing Video Yang Mudah Digunakan dan Gratis, Cocok Untuk Mereka Yang Baru Belajar Editing Video Untuk Aneka Kebutuhan

 

Banyak software editing video yang beredar, sayangnya sebagain besar software editing video yang bagus dan kaya akan fitur adalah software editing video berbayar. Selain berbayar, software editing video tersebut juga membutuhkan resource komputer yang tinggi. Namun jangan khawatir, ada software editing video gratis yang bisa berjalan pada resource komputer standar.



Software tersbeut adalah VSDC, VSDC adalah sebuah software editing video gratis. Software ini juga ada dua versi versi berbayar dan versi gratisnya, namun berbeda dengan software editing video lainnya. Versi GRATIS VSDC kaya akan fitur dan bisa digunakan untuk editing professional, dan asyiknya VSDC juga tidak ada watermark pada hasil ekspor video. Juga tidak ada batasan durasi eksport video, berberda dengan software-software editing video versi free lainnya.

Tentu untuk dapat menggunakan VSDC, Anda harus mengetahui cara untuk menggunakan VSDC. VSDC relative mudah digunakan, begitu tahu caranya Anda akan dengan senang menggunakan VSDC untuk melakukan editing video.

Bagi Anda yang ingin mempelajari VSDC untuk melakukan editing video, kami punya seri panduan penggunaan VSDC untuk editing dan manipulasi video. Semua panduan tersebut bisa dipelajari secara gratis, berikut ini adalah materinya:

 

Pengertian dan Fungsi Editing Video

Editing  video merupakan sebuah proses menyusun dan menata hasil rekaman video menjadi satu keutuhan berdasakan naskah sehingga sebuah video memiliki satu kesinambungan dalam menyampaikan sbeuah pesan.

Pekerjaan editing video meliputi capturing/importing, pemotongan, penggabungan, penyisipan gambar, pemasangan efek sesuao dengan kebutuhan, penambahan iluustrasi gambar dan pemasangan musik hingga penambahan narasi.

 

Proses Capturing/Importing ?

Proses memindahkan hasil rekaman gambar dari kamera/smratphone ke perangkat editing dapat dilakukan dengan cara capturing/importing. Capturing  dilakukan bila hasil rekaman tidak berupa file video, sedangkan importing dilakukan bila hasil rekaman berupa file video yang dapat dibaca oleh perangkat editing.

Untuk jaman sekarang capturing sudah jarang dilakukan, menginat teknologi perekaman dan pembacaan video sudah berkembang dengan amat pesatnya. Dimana sekarang ini menghasilkan sebuah video bukanlah seseuatu yang mewah lagi, dengan cepat dan mudah serta biaya murah seseorang bisa menghasilkan video.

 

Proses Pemotongan Video

Adalah sebuah proses memotong hasil rekaman gambar untuk mendapatkan hasil tampilan video yang lebih baik, dimana sering akali proses pemotongan ini dilakukan untuk mempersingkat durasi tayang video dimana ada bagian-bagian yang tidak dan kurang penting dibuang.

Proses pemotongan juga meliputi pembuangan bagian video dimana ada bagian yang salah, atau kurang bagus. Proses pemotongan video ini harus dilakukan oleh setiap editor video dalam melakukan editing video.

 

Proses Penggabungan Video

Adalah sebuah proses penggabungan beberapa video menjadi satu, di dalam proses pemotongan video. Sering kali editor memisahkan beberapa bagian video menjadi file yang berbeda-beda, gunanya adalah untuk mempermudah dalam proses penyusunan video sesuai dengan naskah.

Dan juga sering kali kita syuting atau melakukan perkemanan, proses tersbeut tidak dilakukan dalam satu waktu yang sama dan hasilnya dipisahkan dalam file-file video yang berbeda.

Disinilah peranan editor dalam melakuakn penggabungan video, bisanya sebelum masuk ke dalam penggabungan video. Semua file-file tersebut sudah dipotong terlebih dahulu, artinya sudah menjadi video siap pakai.

 

Proses Penyisipan

Proses ini adalah proses sentuhan untuk mempercantik tampilan video dengan nuansa-nuansa tertentu mulai dari sound efek hingga gambar illustrasi tergantung dari kebutuhan video. Pemasangan lower third adalah juga bagian dari proses penyisipan ini, pemasangan caption dan text lainnya sepeti untuk judul juga merupakan bagian dari proses penyisipan.

 

Proses Pemasangan Efek

Selanjutnya proses masuk ke dalam pemasangan efek, dimana efek yang dipasang tentu saja disesuaikan dengan fungsi dan tujuan video. Jangan sampai efek yang digunakan menjadi terlalu berlebih, untuk video-video YouTube. Penambahan efek zoom, efek transisi, efek gerakan lambat bisa membuat video menjadi lebih menarik.

 

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Ikuti Aktivitas Kami di Youtube, Free Tutorial!
klik di sini!